Berita  

Marak Kecelakaan di Tuban, Kapolresta Tuban Ajak Jemaat GKJ Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas

TUBAN – Kapolresta Tuban berkesempatan menyapa dan bersilaturahmi dengan para jemaat sekaligus menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas, mulai dari pentingnya menjaga keamanan lingkungan, tertib berlalu lintas hingga kewaspadaan terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.

Pesan Kamtibmas ini disampaikan Kombespol Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., saat melaksanakan kegiatan Program Minggu Kasih di Gereja Kristen Jawa (GKJ), Jalan Basuki Rahmat Kabupaten Tuban, Minggu pagi (1/11/2026).

Di hadapan para jemaat, Kapolresta menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab Kepolisian, melainkan membutuhkan peran serta dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

“Dengan saling peduli dan menjaga lingkungan masing-masing, kita bisa menciptakan situasi yang aman dan kondusif” ungkap Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan.

Selain itu, Kapolresta juga menyoroti tingginya angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Tuban. Ia mengajak seluruh jemaat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, dimulai dari diri sendiri dan keluarga.

Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Ia juga mengimbau para jemaat agar turut mengingatkan anak-anak, saudara maupun anggota keluarga lainnya untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Ia menegaskan keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari diri sendiri dengan mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan dan tidak melakukan pelanggaran.

“Pesan ini juga harus kita sampaikan kepada anak-anak dan keluarga agar mereka selalu berhati-hati di jalan” pesannya.

Tak kalah penting, Kapolresta Tuban turut mengingatkan jemaat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda dan kehidupan keluarga.

Ia meminta masyarakat untuk membentengi keluarga agar tidak mudah terbujuk rayuan maupun ajakan untuk terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar terutama pada anak-anak yang merupakan generasi muda penerus bangsa.

“Jangan sampai tergiur ajakan atau iming-iming yang justru dapat menjerumuskan mereka” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolresta juga menyosialisasikan layanan Kepolisian 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis atau bebas pulsa selama 24 jam.

Ia mengajak para jemaat agar tidak ragu menghubungi layanan 110 apabila melihat, mengetahui atau mengalami gangguan Kamtibmas maupun membutuhkan bantuan Kepolisian. Nantinya, petugas akan merespons laporan dan menerjunkan personel terdekat sesuai kebutuhan.

“Jika membutuhkan kehadiran Polisi, petugas terdekat akan segera merespons dan datang memberikan bantuan,” jelasnya.

Melalui Program Minggu Kasih ini, Polresta Tuban berharap terjalin komunikasi yang semakin erat antara Kepolisian dan masyarakat lintas agama. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa menjaga keamanan, keselamatan dan ketertiban merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.